Gerakan Ekonomi Islam Berbasis Hijrah
Studi Penerapan Islamic Entrepreneurship pada Komunitas Hijrah di Indonesia

By admin 14 Mar 2024, 09:19:22 WIB Ekonomi
Gerakan Ekonomi Islam Berbasis Hijrah

Keterangan Gambar : Dokumen Pribadi


Gerakan ekonomi Islam pada komunitas hijrah di Indonesia, memiliki beberapa model penerapan Islamic entrepreneuship. Model Islamic entrepreneurship yang dimaksud antara lain salaf-preneurship, ideo-preneurship, dan spiritual-preneurship. Masing-masing memiliki strategi berbeda dalam menerapkan Islamic entrepreneuship. Identitas penerapan Islamic entrepreneurship tersebut dipengaruhi oleh pemahaman fikih muamalah (ikhtilaf) dan tipologi gerakan Islam yang mengkreasi atau menginfiltrasi masing-masing komunitas hijrah.

Tipologi gerakan ekonomi Islam pada komunitas hijrah terbagi dalam gerakan yang bertipologi konservatif-politis, salafis-praktis, dan konservatif-filosofis. Keberadaan regulasi dan sistem ekonomi di Indonesia disikapi komunitas hijrah dengan bentuk kompromi yang berbeda. Gerakan Islamic entrepreneurship salaf-preneurship bersikap sangat kompromis bahkan cenderung menerima keberadaan regulasi dan produk-produk kelembagaan sistem ekonomi di Indonesia seperti DSN-MUI, BPJS, KNEKS, Perbankan Syariah, dan lain sebagainya. Gerakan ini direpresentasikan diantaranya oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Komunitas Pengusaha Salaf Indonesia (KPSI), dan Muslim Biker Indonesia (MBI). Sedangkan gerakan Islamic entrepreneuship ideo-preneurship dan spiritual-preneurship lebih memilih bersikap konservatif-politis. Kedua gerakan tersebut menginginkan regulasi yang lebih mendukung penerapan Islamic entrepreneurship di Indonesia.

Baca Lainnya :

Kompromi gerakan Islamic entrepreneurship konservatif-politis terdiri dari dua pendekatan, yaitu pendekatan single system mainstream ekonomi, yaitu keinginan untuk menerapkan sistem ekonomi Islam dalam sektor ekonomi riil dan keuangan, serta menghendaki dihapuskannya sistem keuangan ribawi. Gerakan tersebut direpresentasikan antara lain oleh Komunitas Aliansi Pengusaha Muslim (Assalim), Komunitas Sobat Hidup Berkah (SOHIB), dan Komunitas Bisyarah.Id. Pendekatan kedua adalah kompromi dual system, yaitu menghadirkan secara fair sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi konvensional (kapitalis). Kompromi dual system memungkinkan masyarakat dapat memilih cara berekonomi secara bebas dan adil. Gerakan konservatif-politis ekonomi dual system direpresentasikan antara lain oleh Komunitas Pesantren Bisnis Indonesia (PBI), Komunitas Hijabee, dan Komunitas Sahadat-Qu.

Naskah Lengkap dapat di unduh di link berikut ini   https://drive.google.com/file/d/1tJ6VXOIvgG1tXhuzwTNomDBODQnjPfa1/view?usp=sharing




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment